Passion For Christ

God, in the Saturday, we Youth of GBI Green Garden was went to the SICC (Sentul International Convention Center). We’re going to pray to You. Even though, I’m waiting for this, but I’m not as enthusiastic as her who is from Canada. It’s like she’s really thirst of You God. And I’m learning to be like that too. In my past, I’m enthusiastic because of someone that I love, and I realize, I was wrong.

After the event is finished, we want to go home. But we’re stuck because of an amazing traffic in Jakarta. If I have wings, I would already fly back home, or like son goku, I would like to call kinton cloud to get me out of that traffic, but unfortunately it’s just my imagination. 😥

2 hours passed, and we’re bored just sitting in the car without doing anything. And more importantly, I was scheduled as a Worship Leader that day and the guitarist is also with me sitting in the car, we’re day dreaming how to get out of this traffic, with wings or kinton cloud? But none of them are works 😥

After 4 hours, we arrived at the church and not long after that we’re going home. But I don’t understand Your plan God, why did You make me and her have a chit chat that night. It’s about an hour in the living room of my mentor’s house. And we’re telling our own stories. After that, we got to know each other better. There’s one thing that I admire her, and that is her passion to search for You. Maybe when I said she’s attractive, it’s because of her passion. But I don’t know about that for sure and I’m still waiting for Your answer 🙂

 

*Based On True Stories

Advertisements

An Expensive Experience

Father in Heaven, I want to tell a little story about me

Last friday, there will be a COOL (Community of Love) as usual at 7.30 pm. But the unusual thing happen…

Before, I was asking that friend from Canada to eat dinner together with me and my friends. As we finish practice for Saturday Service, we want to go to eat first before we start the COOL and I’m going to pick her up. Then we go for a fried rice to fill our stomach. When we arrived at the destination, none of my friends are there! She’s panicking and she make me feel panick too, and as the result, we are end up with a panick cause it’s only 10 minutes from 7.30. And as I’m asking my friends, she said,”if we’re late together with the others, wouldn’t the punishment will be more lighter?” And I’m laughing hear that sentence. After all that ruckus, we’re bought 2 fried rices and take them in packages. In the end, we’re late about 10 minutes, and because I can’t eat too fast, we’re late more than 30 minutes.

I’m sorry because of me that we’re late to attend Your COOL. I realized until now, You don’t give me someone special because of this. Because I can’t prioritize You in the first place, sometimes I make You to be the second place, or even more than that. In this day, I’m learning something that I can’t find somewhere else, but in this You teach me an expensive experience in my life, for I can be better person. Thank you, Father 🙂

 

*Based On True Stories

Meeting With an Old Friend

About 2 weeks ago, I met again with an old friend who is going back from Canada. When she comes to my church, me and my friends are just too shocked to see her again. From her physical, there’s not so much change. But in my eyes, she’s different from 2 years ago, she become more mature, especially from her spiritual side. She got really excited when it comes to a prayer. In my life, I’ve never seen people like her who is so enthusiastic with God. And I’m secretly admiring her :p

With a lot of chit chat, I know that she had been given a gift from You, God. Actually, I see her so attractive, but it’s not from her physical, I see it from her spiritual. But I don’t have enough courage to love her 😦

Cause it’s really hurt me so much when I love someone, so I decided just to stay silent. And I just can pray to You, Father. If You really want me to love again, I know You will make a way for me. Cause You know the best for me 😀

 

*Based On True Stories

Healing Movement Camp

God…

My church is making an event called “Healing Movement Camp”

At first, I thought there will be a lot participants

But one week before the event, it’s far beyond our imagination

It’s less than 15 peoples that have been registered

 

God, why is it so hard to bring people to be healed?

It’s not for me, not for anybody, but it’s for themselves

They said, they’re Christian, but they choose to having fun than You

I don’t know how should I do this

This morning, I tried to contact every people that I know they’re Christian

But it’s a big ZERO

 

It’s feel like I want to cry

Cause I can’t even do this simple thing for You

Please help me God..

Please hear my prayer..

Cause I know, when You help me, it will be a different story…

 

*Based on true story

3 of 365

It’s already the third day in 2013

Time is running so fast

I just hoping this year I don’t do the mistakes that I already did in 2012

And the most important thing

Please don’t make walk on my own

Let me always walk with You, God

Wherever i am..

Whatever i do…

I want You always be with me….

So when the storms coming, I will fly through it

Cause all have is You, God =)

My Simple Prayer

God,

It’s almost Christmas…

I want to make this Christmas, different from a year ago..

This year, I want to sing for You, God…

I don’t know what will be the result..

Until this second, it’s still not perfect..

And it’s only 5 days left..

I don’t know what should I do..

I just have a faith in You, God…

This is just a simple prayer from Your son..

And I hope You will help me…

Like always You did for me….

 

*Based on true story

Sebuah Kehormatan

Dari dulu, begitu banyak kata – kata kasar yang sering keluar dari mulutku

Hewan – hewan dari kebun binatang, sudah sangat sering ku ucapkan setiap ada kekesalan

Yang lebih kasar dari itu pun sering keluar secara otomatis dari mulutku

 

Sebagian temanku berkata, tidak mungkin aku bisa menghilangkan kebiasaanku ini

Kata mereka itu sudah mendarah daging dengan diriku

Dengan nada bercanda mereka sering berkata seperti itu padaku

Dan aku pun tidak pernah menganggapnya serius

 

Suatu kali aku diajak oleh seorang teman untuk ikut retret

Disana pun aku masih sering mengucapkan kata – kata yang tidak sepantasnya

Sepulang dari sana, entah kenapa kebiasaan itu pelan – pelan mulai menghilang

Meskipun tidak secara drastis, namun tanpa alasan yang jelas aku berusaha untuk menjaga kata – kataku

 

Dan hal itu terus masih aku lakukan sampai detik ini

Pada awalnya, teman – temanku masih menganggap kalau itu cuma alasan saja

Lalu mereka pun mengejekku hampir di setiap kali aku berbicara

Bukan waktu yang singkat untuk menunjukan pada mereka kalau aku sudah berubah

 

Yang pada awalnya mereka sering mengejekku,

Namun, lama kelamaan, mereka melihat perubahan dalam diriku

Akhirnya mereka malah menceritakan masalah mereka kepadaku dan minta aku membantu mereka

 

Itu adalah sebuah kehormatan bagiku dan aku tau hal ini tidak bisa dibeli dengan uang

Tapi semua itu diberikan secara cuma – cuma oleh Tuhan

Terima kasih Tuhan…

 

I Love You, God

 

*Based on true story

Pengorbanan-Mu Tuhan

Di saat ku merasa sendirian

Tidak ada seorang pun yang peduli padaku

Bahkan orang yang benar – benar ku cintai pun meninggalkanku dalam kesesakanku

 

Sejujurnya, aku berharap ada seseorang yang bertanya

“Bagaimana keadaanmu?”

“Apakah masalahmu sudah teratasi?”

“Bolehkah aku menemanimu sampai kamu merasa baikan?”

Dan aku akan benar – benar berterima kasih untuk itu

 

Namun sayang, terkadang kenyataan tak seperti yang kuharapkan

Bahkan jauh dari apa yang kubayangkan

 

Sudah lama sekali aku merasakan hal ini dalam hidupku

Seakan ada kekosongan yang begitu besar dalam hatiku

Tanpa pernah peduli apa pun aku tetap berpegang pada egoku

 

Sampai suatu hari, ada sebuah suara yang berbicara kepadaku

“Aku ada di sebelahmu, nak”

“Aku selalu bertanya kepadamu, bagaimana harimu?”

“Aku akan menemanimu selalu”

“Apa kau tau, Aku tidak pernah meninggalkanmu sendirian”

“Aku selalu memanggil namamu untuk duduk bersama-Ku”

 

Pada awalnya aku tak pernah menyadari adanya suara itu dalam hidupku

Tapi lama kelamaan aku mengetahuinya

Ada sebuah sosok yang selalu memperhatikanku saat ku menjalani hari – hariku

Di saat aku jatuh, Dia yang menopangku

Di saat aku merasa kesepian, Dia selalu berada di sisiku

Di saat air mata jatuh tak tertahan dari mata ini, Dia menghapusnya sambil tersenyum dan berkata,”Tidak apa – apa, Aku ada selalu bersamamu”

Di saat ada sedikit bagian dari tubuhku yang terluka, Dia telah lebih dulu berlumuran darah sampai sekujur badannya penuh dengan darah, tapi Dia masih bertanya,”apakah kau baik – baik saja?”

 

Terima kasih Tuhan

Kau rela berkorban begitu banyak demi diriku yang hina ini

Aku yang bukan siapa – siapa ini

 

Terima kasih…

 

*Based on true story

Betapa Baiknya Kau Tuhan

Begitu banyak wanita yang Kau hadirkan di dalam hidupku ini, Tuhan

Dari semuanya itu tidak sedikit yang aku sukai

Tidak sedikit juga yang hanya menyakitkan hati

 

Berganti – ganti pacar merupakan hal biasa dalam hidupku

Jatuh dalam dosa kekudusan bukanlah hal baru lagi

Dan Kau ijinkan semuanya itu boleh terjadi dalam hidupku

 

Sampai suatu kali, aku menemukan tempat dimana seharusnya aku berada

Seperti bayi belajar merangkak, aku pun merangkak untuk mencari tahu siapa itu Engkau, Tuhan

 

Di saat aku sudah mulai mengenal-Mu, aku bertemu dengan seorang teman baru dan dia adalah seorang wanita

Pada awalnya, aku hanya bercanda bersama – sama dan tertawa bersama dengannya

Entah sejak kapan aku mulai menyukainya

Dan lama kelamaan kami pun menjadi lebih dekat satu sama lain

 

Lalu Tuhan, suatu kali aku mengatakan perasaanku padanya

Tapi dia tidak menjawabku dengan jawaban “ya” ataupun “tidak”

Aku berpikir Tuhan, apa maksud dari semuanya ini

 

Dan semuanya pun dimulai dari saat itu

Aku berusaha mati – matian untuk menyayanginya

Sampai aku lupa siapa prioritasku

Aku mengatakan dengan mulutku ini kalau Tuhan adalah nomor 1 dalam hidupku

Tapi pada kenyataannya, aku telah menomor duakan Tuhan

 

Dengan sabar Kau pun menungguku untuk berbalik kepada-Mu

Namun, mataku telah dibutakan oleh cinta duniawi

Sampai akhirnya Kau terpaksa menamparku dengan keras

 

Maaf Tuhan…

Aku cuma manusia bebal yang tidak pernah peduli perasaan-Mu

Di saat aku menyadari betapa pentingnya diri-Mu dan aku mulai meninggalkan cinta duniawiku

Kau tak ijinkan hal itu terjadi

 

Kau begitu peduli pada perasaanku yang begitu mencintainya, Tuhan

Malah Kau yang menyuruhku untuk menuntunnya untuk berjalan bersama – sama dengan-Mu

 

Aku malu Tuhan…

Aku malu pada diriku yang begitu egois…

Padahal Kau selalu memberikan yang terbaik padaku…

 

Tanpa aku pernah meminta, Kau yang dekatkan aku dengannya…

Terima kasih Tuhan…

Terima kasih…

 

Aku tak tahu harus bagaimana membalas kebaikan-Mu Tuhan

Aku hanya bisa menulis sebuah cerita seperti ini…

Supaya seluruh dunia tau betapa baiknya Engkau, Tuhan…

 

*Based on true story

Perkara Kecil

Banyak orang selalu ingin mendapatkan begitu banyak kekayaan materi

…diberkati…

..berkelimpahan…

…..penuh dengan kekayaan…

..punya pasangan hidup yang cantik / tampan…

 

Tapi yang jadi pertanyaan, “Apakah kita sudah layak untuk menerima semuanya itu?”

Dengan mulut ini kita mengutuki orang lain dengan makian

Dengan mulut ini kita membicarakan kejelekan dan kekurangan orang lain

Dengan mulut ini kita berbohong

Dengan mulut ini kita berbicara dengan bahasa yang tidak sepantasnya

 

Tapi…

Dengan mulut ini juga kita berdoa minta supaya hidup kita diberkati…

Ironis bukan?

 

Bagaimana kita mau perdamaian ada di dalam hidup kita, bila kita sendiri saja masih tidak bisa menjaga perkataan kita?

 

Belajarlah untuk setia dengan perkara kecil

Karena perkara kecil inilah, perkara besar akan datang ke dalam hidup kita

Dan di balik itu semua…

Ada berkat melimpah – limpah yang tidak pernah kita sangka – sangka……